Manusia itu unik. Dengan berbagai sudut pandang mereka terhadap sesuatu hal, kadang mereka lupa akan hakikat manusia itu sendiri.
Penilaian orang lain baik buruk tentang gue, pasti setelah itu gue kepikiran buat mikir apa iya gue seburuk itu? apa benar yang mereka pikir? ah rasanya nggak bakal ada ujungnya kalau gue mikir apa kata orang terus. Sampai di mana gue benar-benar tuli nggak peduli mereka mau ngomong apa tentang gue, suatu waktu kadang kita perlu nggak peka sama yang disekeliling untuk me-refresh pikiran sendiri buat selalu berpikir positif dengan kemampuan kita punya.
Termasuk mimpi-mimpi gue, nggak sedikit orang yang denger langsung nyinyir atau sekadar menertawakan. Gue cuma balas senyum aje cuyyy sama doakan biar gue bisa membalas dengan tindakan, gue bisa mewujudkan mimpi tersebut!
Mimpi untuk bisa mendaki gunung salah satu masuk dalam list hidup gue. Kesampean ya alhamdulillah, kalau nggak ya harus berusaha dulu, pasti ada jalan kalau ada niat baik bukan? hehe gue tipe bocah yang ngeyel. Menurut gue, segala hal belum dikatakan berhasil kalau belum pernah dicoba. Mau gimana hasilnya nanti, yang terpenting sudah mau berusaha. Biar nanti nggak nyesel dikemudian hari dan nyalahin diri sendiri deh, hem...
Gue merasa bersyukur banget nikmat Allah nggak akan pernah bisa gue hitung karena saking banyaknya. Gue rasa, gue hidup karena keberuntungan. Termasuk gue bisa menaklukkan diri sendiri dari sifat dan rasa yang jelek-jelek di dalamnya. Allah terima kasih! dan berkat barisan para teman juga akhirnya list gue satu persatu bisa tercapai. Banyak banget pengalaman yang gue dapatkan di gunung, contohnya tentang kehidupan dengan Tuhan, Alam, dan Manusianya itu sendiri. Mungkin
teman-teman yang pernah merasakan mendaki lebih tahu dari gue manfaat
atau kalian rasakan yang didapat setelah melakukan perjuangan tersebut. MasyaAllah kan.
Kali pertama gue mendaki gunung pada tahun 2016 ke Gunung Cikuray, Gunung Cikuray yang mempunyai ketinggian 2.821 meter di atas permukaan laut ini tidak mempunyai kawah aktif dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat. Kesan pertama gue bisa mendaki itu benar-benar bikin gue nagih buat mendaki lagi, ada hal yang nggak bisa gue dapatkan selain di gunung misalnya setiap papasan dengan pendaki di jalur pendakian saling sapa terlebih memberi semangat satu sama lain meskipun sama-sama dalam keadaan lelah, bisa dapat kenalan baru sesama tetangga tenda, berbagi logistik, wah macam-macam deh. Dan terlebih lagi sesama anggota teman sependakian, kalian bisa tahu sifat dan sikap aseli mereka selama mendaki, alhamdulillahnya selama gue mendaki mereka selalu bisa bikin gue percaya sama diri sendiri dan percaya sama mereka kalau mereka nggak bikin gue kapok buat muncak, terima kasih kalian yang mungkin baca tulisan ini yang baru ditulis setelah dua tahun kemudian lamanya setelah kuy pendaki jomblo hehe... (sambil ingat dalam memori, rindu sekali)
Kedua kalinya gue diajak mendaki ke Gunung Gede Pangrango tanggal 14 Juli 2017 mempunyai ketinggian 2.958 meter di atas permukaan laut dan gunung tertinggi ketiga di Jawa Barat, rasanya nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan! MasyaAllah... keindahan alam dan teman-teman yang selalu ada nggak bisa gue ungkapkan dengan kata-kata, apalagi di padang savana alun-alun surya kencana hamparan bunga edelweis atau yang bernama latin Anaphalis Javanica bikin gue jatuh cinta secinta-cintanya cantik banget teman-teman!
Kali ketiga gue diajak mendaki ke Gunung tertinggi di Jawa Barat yaaa Gunung Ceremai! masih nggak percaya gue sudah sejauh ini eh tapi belum deh masih banyak keindahan alam Indonesia yang wajib dan kudu gue jelajah aamiin... pengalaman dari mendaki bisa gue terapkan keseharian dihidup gue, gimana gue harus bisa melawan ego, lebih berpikir positif, tidak mengandalkan orang lain, berpikir lebih bijak dari biasanya, menghargai alam dan pendapat orang lain, mengapresiasi kemampuan diri sendiri, bertahan hidup di alam, beradaptasi lingkungan baru, bersyukur sama sang pencipta semesta dan banyak lagi yang belum gue dapatkan dibangku sekolah.
Kali pertama gue mendaki gunung pada tahun 2016 ke Gunung Cikuray, Gunung Cikuray yang mempunyai ketinggian 2.821 meter di atas permukaan laut ini tidak mempunyai kawah aktif dan merupakan gunung tertinggi keempat di Jawa Barat. Kesan pertama gue bisa mendaki itu benar-benar bikin gue nagih buat mendaki lagi, ada hal yang nggak bisa gue dapatkan selain di gunung misalnya setiap papasan dengan pendaki di jalur pendakian saling sapa terlebih memberi semangat satu sama lain meskipun sama-sama dalam keadaan lelah, bisa dapat kenalan baru sesama tetangga tenda, berbagi logistik, wah macam-macam deh. Dan terlebih lagi sesama anggota teman sependakian, kalian bisa tahu sifat dan sikap aseli mereka selama mendaki, alhamdulillahnya selama gue mendaki mereka selalu bisa bikin gue percaya sama diri sendiri dan percaya sama mereka kalau mereka nggak bikin gue kapok buat muncak, terima kasih kalian yang mungkin baca tulisan ini yang baru ditulis setelah dua tahun kemudian lamanya setelah kuy pendaki jomblo hehe... (sambil ingat dalam memori, rindu sekali)
Kedua kalinya gue diajak mendaki ke Gunung Gede Pangrango tanggal 14 Juli 2017 mempunyai ketinggian 2.958 meter di atas permukaan laut dan gunung tertinggi ketiga di Jawa Barat, rasanya nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan! MasyaAllah... keindahan alam dan teman-teman yang selalu ada nggak bisa gue ungkapkan dengan kata-kata, apalagi di padang savana alun-alun surya kencana hamparan bunga edelweis atau yang bernama latin Anaphalis Javanica bikin gue jatuh cinta secinta-cintanya cantik banget teman-teman!
Kali ketiga gue diajak mendaki ke Gunung tertinggi di Jawa Barat yaaa Gunung Ceremai! masih nggak percaya gue sudah sejauh ini eh tapi belum deh masih banyak keindahan alam Indonesia yang wajib dan kudu gue jelajah aamiin... pengalaman dari mendaki bisa gue terapkan keseharian dihidup gue, gimana gue harus bisa melawan ego, lebih berpikir positif, tidak mengandalkan orang lain, berpikir lebih bijak dari biasanya, menghargai alam dan pendapat orang lain, mengapresiasi kemampuan diri sendiri, bertahan hidup di alam, beradaptasi lingkungan baru, bersyukur sama sang pencipta semesta dan banyak lagi yang belum gue dapatkan dibangku sekolah.
"Mimpi Lu Ketinggian Untuk Mendaki Gunung"
ujar seseorang yang bisa bikin gue senyum manis haha manusia yang kayak gini nih pengin banget gue ajak buat mendaki gunung bareng. Ngomong-ngomong tentang mimpi gue emang anaknya suka ngayal, jadi sah-sah aja bukan selagi gratis? hehe... tapi dari ucapan tersebut gue semakin semangat dan yakin untuk melakukan apa yang gue pengin sebelum gue disibukan atau malah belum ada kesempatan buat melakukannya dikemudian hari, ya kita nggak akan pernah tahu kedepannya gimana.
Gue juga masih belum pantas dan nggak akan pernah pantas kalau dibilang pendaki, pengalaman gue belum ada apa-apanya dibanding yang lain, gue hanya penikmat alam Tuhan yang indahnya tidak dapat didustakan. Sebagai orang yang termasuk ke dalam introvert gue bisa belajar dari pengalaman yang gue dapatkan tersebut. Paling terpeting jangan pernah me-judge sesuatu yang belum pernah kita lakukan dan benar-benar tahu maknanya apa. Coba berpikir sudut pandang berbagai hal, hidup ini indah.
Teman-teman, jangan pernah takut untuk bermimpi sekalipun mimpi yang kalian pengin dibilang gila atau malah mustahil. Gue selalu percaya "hasil tidak akan pernah mengkhianati proses" selagi kalian ada niat untuk mewujudkan, berusaha untuk mencapai dan berserah hasilnya gimana nanti, kemudian ikhlas. Percaya deh, hasilnya lebih manis dari sekadar apa yang kalian mau. Kalau mimpi kalian gagal, pasti dan selalu ada hikmah pembelajaran yang bisa kalian ambil dari proses tersebut mungkin mimpi-mimpi lain jauh lebih baik. Kuncinya satu, ikhlas.
Dan hanya orang yang bodoh mengharapkan hasil lebih, sedangkan usaha yang mereka lakukan sama saja. Coba keluar dari zona nyaman kalian, rasakan begitu banyak nikmatnya keindahan alam Tuhan sampai kalian nggak bisa berkata-kata selain bersyukur...
ujar seseorang yang bisa bikin gue senyum manis haha manusia yang kayak gini nih pengin banget gue ajak buat mendaki gunung bareng. Ngomong-ngomong tentang mimpi gue emang anaknya suka ngayal, jadi sah-sah aja bukan selagi gratis? hehe... tapi dari ucapan tersebut gue semakin semangat dan yakin untuk melakukan apa yang gue pengin sebelum gue disibukan atau malah belum ada kesempatan buat melakukannya dikemudian hari, ya kita nggak akan pernah tahu kedepannya gimana.
Gue juga masih belum pantas dan nggak akan pernah pantas kalau dibilang pendaki, pengalaman gue belum ada apa-apanya dibanding yang lain, gue hanya penikmat alam Tuhan yang indahnya tidak dapat didustakan. Sebagai orang yang termasuk ke dalam introvert gue bisa belajar dari pengalaman yang gue dapatkan tersebut. Paling terpeting jangan pernah me-judge sesuatu yang belum pernah kita lakukan dan benar-benar tahu maknanya apa. Coba berpikir sudut pandang berbagai hal, hidup ini indah.
Teman-teman, jangan pernah takut untuk bermimpi sekalipun mimpi yang kalian pengin dibilang gila atau malah mustahil. Gue selalu percaya "hasil tidak akan pernah mengkhianati proses" selagi kalian ada niat untuk mewujudkan, berusaha untuk mencapai dan berserah hasilnya gimana nanti, kemudian ikhlas. Percaya deh, hasilnya lebih manis dari sekadar apa yang kalian mau. Kalau mimpi kalian gagal, pasti dan selalu ada hikmah pembelajaran yang bisa kalian ambil dari proses tersebut mungkin mimpi-mimpi lain jauh lebih baik. Kuncinya satu, ikhlas.
Dan hanya orang yang bodoh mengharapkan hasil lebih, sedangkan usaha yang mereka lakukan sama saja. Coba keluar dari zona nyaman kalian, rasakan begitu banyak nikmatnya keindahan alam Tuhan sampai kalian nggak bisa berkata-kata selain bersyukur...
![]() |
Gunug Cikuray |
![]() | |||
| Gunung Gede Pangrango |


















My inspirationš
BalasHapusaamiin alhamdulillah... terima kasih telah menyempatkan waktu untuk melipir ke blog ini teman tanpa nama, salam kenal makin sayang! hehe
Hapus